PNS boleh calonkan diri sebagai Kades

Dimuat Jan 28th, 2013 dalam Kategori Breaking news, Liputan Utama, Pemerintahan. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

sekda Boyolali

sekda Boyolali

Boyolali (Soloraya Online) – Sebanyak 208 Desa di wilayah Boyolali, tahun ini serentak akan menggelar Pilihan Kepala  Desa (Pilkades). Mendukung pelaksanaan pesta demokrasi Pemkab melakukan beberapa persiapan pelaksanaan. Menyusul banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih aktif berpartisipasi ikut mencalonkan Kades, Sekretaris daerah (sekda) menerbitkan surat edaran (SE) tentang ketentuan bagi PNS Pemkab Boyolali yang akan mencalonkan diri sebagai Kades.

Disebutkan dalam SE tersebut diantaranya, PNS diperbolehkan mencalonkan diri, dengan syarat telah menjalani masa jabatan Sekdes sekurang-kurangnya enam tahun. Bagi PNS yang akan mencalonkan diri, Kades harus mengajukan surat permohonan rekomendasi kepada Bupati Boyolali dilengkapi dengan persyaratan administrasi seperti rekomendasi pimpinan instansi, fotokopi ijasah, SK dan lain sebagainya dengan tembusan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Jika  PNS tersebut terpilih dan dilantik sebagai Kades terpilih akan dibebaskan untuk sementara dari jabatan organiknya selama menjadi Kades tanpa kehilangan status sebagai PNS,” katanya.

Namun demikian, yang bersangkutan berhak memilih untuk memperoleh penghasilan tetap sebagai seorang Kades atau sebagai PNS dipilih dari salah satu status pekerjaannya.

Sebagaimana diketahui tahun 2013 Boyolali akan melaksanakan pilkades di 208 desa ini baik secara e-voting maupun konvensional. Untuk pilkades dengan sistem e-voting untuk lima desa dilaksanakan pada tanggal 5, 7, 9, 14 dan 16 Maret di lima Desa.

Pilkades e-voting bakal dilaksanakan di lima desa yaitu Desa Kebongulo, Kecamatan Musuk; Desa Kebonbimo Kecamatan Boyolali, Desa Gondang Slamet Kecamatan Ampel,  Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo dan Desa Genting Kecamatan Cepogo.

Selain itu bagi anggota TNI atau Polri yang masih aktif juga bisa berpartisipasi untuk ikut mencalonkan diri sebagai Kades, namun dengan persyaratan yang bersangkutan harus mengajukan pensiun dari posisi aktif sebagai TNI maupun  Polri. Sementara  Pemilihan Kepala desa dengan konvensional /coblosan sebanyak 203 desa Pilkades akan digelar dalam 2 tahap yaitu tanggal 20 Maret sebanyak 108 Desa dan 95 Desa pada 27 Maret mendatang. (yulianto)

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo