Apes tenan ,ogah dimutasi lapor Kapolri malah diperiksa Propam

Dimuat Oct 12th, 2012 dalam Kategori Breaking news, Hukum dan Kriminalitas. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

AKP Digdo

AKP Digdo

Solo (Soloraya Online) – Boleh mutasi tapi penginnya yang wajar begitulah kiranya dalam pemikiran Wakil Kepala Satuan Pengamanan Obyek Vital (Wakasat Pam Obvit) Polresta Solo AKP Digdo Kristanto .

Tetapi apa boleh dikata gara-gara  menolak perintah atasan yang diduga kurang obyektif, untuk dipindah tugas, akhirnya menjadi sasaran  diinterogasi dan diperiksa Propam Polda Jateng.

Reformasi di tubuh Polri  di kota Solo ini seperti kasus pembangkangan anggota Polri mirip yang dilakukan penyidik KPK Kompol Novel Baswedan, Kamis (11/10).

AKP Digdo Kristanto mungkin satu-satunya perwira polisi yang menolak untuk dimutasi di wilayah Polda Jateng yang belakangan ini tengah melakukan rotasi maupun mutasi jabatan.

AKP Digdo Kristanto ketika dimintai konfirmasi kepada wartawan, Kamis (11/10) mengakui dirinya diinterogasi petugas Propam Polda Jateng, lantaran menolak untuk dipindah secara resmi serta sebelumnya sempat  mengirim surat ke Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.

”Mungkin pimpinan di Polda Jateng sepertinya tidak berkenan dan merasa tersinggung langkah saya untuk melapor ke Kapolri,” ujar AKP Digdo sembari menambahkan selama delapan bulan sudah tiga kali dimutasi dengan alasan yang tidak wajar, dan terakhir dari jabatan Wakasat Pam Obvit Polresta Solo diperintahkan untuk menjadi Kanit Sabhara Polsek Tingkir Salatiga.*(Aditya)

 

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo