Kota Solo mencekam

Dimuat May 4th, 2012 dalam Kategori Breaking news, Ragam Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

ilustrasi

ilustrasi

Solo (Soloraya Online) – Suasana  mencekam terjadi  lagi karena  di kota Solo pada pukul 16.30 sekitar 300 orang kelompok massa kembali gruduk ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk balas dendam. Mereka datang dengan membawa senjata tajam. Toko-toko tutup, pintu masuk kampung di sepanjang jalan diblokir warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Suasana semakin mencekam menyelimuti sepanjang jalan RE Martadinata Solo, menyusul pecahnya tawuran antar kelompok massa yang terjadi, Kamis (3/5) sekitar pukul 14.00. Seorang mengalami luka terkena senjata tajam dan dirawat di rumah sakit sementara sebuah sepeda motor Honda Supra 125 cc milik salah satu kelompok massa habis dibakar.

Kapolres  Surakarta Kombes Pol Asdjima’in langsung menerjunkan 2 SSK pasukan Dalmas dan Brimob untuk bersiaga di sekitar lokasi kejadian. “Kami sudah terjunkan 2 SSK untuk mengamankan lokasi. Kalau situasinya sudah baik, tentu akan kami tarik.”

Ia menjelaskan seorang korban yang dirawat di rumah sakit bukan dari salah satu kelompok yang bertikai. Korban seorang pedagang wedang yang biasa berjualan di sekitar Pasar Tanggul. Sementara ini belum ada penangkapan, “Kami baru memintai keterangan empat orang saksi.” imbuh  Kombes Pol Asdjima’in. *(dit)

 

 

8 Tanggapan untuk “Kota Solo mencekam”

  1. Yani says:

    Jangan ngaku wong solo kalau senengane ribut

  2. Alfiah says:

    sabar dan jangan emosi……………..

  3. Akbar Ilham says:

    Buat iklim kondusif kota solo…………….

  4. Mustofa says:

    Aparat tolong tegas dalam menangani …………maksiat dan jangan pandang bulu…………..

  5. jailani says:

    Maksiat hilang…………tawuran pasti tidak ada lagi di kota Solo

  6. Akrom says:

    Jangan berhenti perangi maksiat……………………

  7. syaiful says:

    saling menahan diri, jaga kota solo berseri dan kondusif

  8. Yani says:

    Jangan ngaku warga solo kalau hanya buat kerusuhan di kota tercinta ini

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo