Penggilingan padi keliling diminta dilarang

Dimuat Mar 18th, 2012 dalam Kategori Breaking news, Liputan Utama, Ragam Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

penggilinagan padi keliling

penggilinagan padi keliling

Boyolali (Soloraya Online) -Beberapa usaha penggilingan padi menetap di Kabupaten Boyolali terancam bangkrut. Salah satu pemilik usaha penggilingan padi di Desa Cermo Kecamatan Sambi, Susetyo (45)mengatakan kebangkrutan mulai dirasakan sejak munculnya penggilingan padi keliling. Kata dia, usaha penggilingan padi menetap yang masih bertahan selalu merugi setiap harinya. “kok tidak ada tindak lanjutnya dari aparat. Padahal kita masih dituntut ijin, dituntut pajek, NPWP, dan lain sebagainya,” katanya.

Sebelum banyak penggilingan padi keliling, pihaknya dapat menggiling padi hingga 15 ton, Namun sejak beberapa tahun ini paling banyak hanya sekitar 15 kilogram. “Sekarang lebih sering tutup, dibuka kalau ada yang nyelep,” katanya.

Sementara, sejumlah warga yang ditemui mengaku lebih banyak memanfaatkan penggilingan padi keliling. Selain praktis, biaya penggilingan menurut mereka hampir tidak ada selisihnya dengan penggilingan padi permanen yakni sekitar Rp 125 – Rp 150 per kilogram.

“Adanya penggilingan padi keliling, petani bisa irit ongkos untuk mengangkut gabah. Karena penggilingan itu yang datang ke sawah,” kata salah satu petani, Romli.

Kepala Desa Cermo Suranto saat dihubungi mengakui, sejumlah usaha penggilingan padi di wilayahnya, kini tinggal dua yang masih bertahan. Berdasarkan laporan yang dia terima, pengusaha mulai terasa merugi sejak awal 2007.  Dia mengaku sudah pernah meminta solusi pemkab setempat terkait usaha penggilingan padi keliling yang dianggap tidak memiliki etika.

“Namun, pengusaha penggilingan keliling itu masih mengambil jatah penggillingan permanen setiap panen raya,” katanya. Sabtu (17/3/2012).

Anggota Komisi I DPRD Boyolali Slamet Widodo mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan dari beberapa pemilik penggilingan permanen. Namun demikian, pihaknya masih mempelajari legalitas sejumlah penggilingan padi yang berkeliaran.

“Kalau izin usahanya tidak jelas, seharusnya instansi terkait segera bertindak,” katanya. (yulianto)

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo