Pemkab Sragen tetapkan perda RTRW 2011 – 2031

Dimuat Dec 29th, 2011 dalam Kategori Breaking news, Liputan Utama, Pemerintahan. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

penetapan perda rt dan rw

penetapan perda rt dan rw

Sragen (Soloraya Online) – Banyaknya kasus pelanggaran tata ruang dan tata wilayah yang berada di Kabupaten Sragen setelah masa pemerintahan yang dipimpin oleh mantan bupati Sragen Untung Wiyono, Jum’at (23/12) Pemkab Sragen akhirnya mensosialisikan Peraturan Daerah (Perda) No 11 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah tahun 2011 sampai tahun 2031 di aula sukowati gedung setda kepada seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Perda yang sebelumnya di godok bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen dan ditetapkan pada tanggal 22 september 2011 tersebut di harapkan agar masyarakat dan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa agar bisa mematuhi agar tidak terjadi permasalahan – permasalahan bagi investor yang akan masuk ke wilayah Sragen.

Sosialisai yang di hadiri oleh Bupati Sragen Agus Fatchurohman, Kepala Bapeda Isnadi, kepala bagian Hukum Suharto, dan Kepala Pertanian Haryoto sepekat untuk perda RTRW akan akan di jalankan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada. Pemkab sendiri saat ini sudah menyediakan lahan sebanyak 1683 Hektar bagi investor yang akan membangun usaha di Kabupaten tersebut.

“Beberapa investor yang datang dari luar daerah baik itu dari luar negeri maupun luar kabupaten Sragen sudah mengincar lahan tersebut, namun kita juga meminta bagi para investor untuk melakukan prosedur dengan baik dan benar. Jangan seenaknya membangun bangunan atau usaha di Sragen, semua harus sesuai dengan prosedur” Tarang Bupati saat di temui waratawan usai melakukan sosialisai.

Sementara itu Kepala Bapeda Isnadi, menjelaskan, bahwa selama ini untuk permasalahan tata ruang wilayah yang ada disragen tidak ada permasalahan sama sekali, dan pemkab Sragen yang tercepat dari seluruh kabupaten di Indonesia yang menetapkan perda RT/RW tersebut. “Sebelumnya memang pernah ada di beberapa wilayah yang ada di masing – masing wlayah yang ada di Sragen, namun semuaya itu sudah di lengkapi dan diproses seusi denga prosedur yang ada.” Jelas Isnadi (Rudy Hartono)

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo