Lagi, pengantar calon Haji alami kecelakaan

Dimuat Oct 20th, 2011 dalam Kategori Breaking news, Liputan Utama, Ragam Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

 

mobil pengantar calon jemaah haji ringsek

mobil pengantar calon jemaah haji ringsek

Boyolali (Soloraya Online) –  Kecelakaan mobil pengantar calon haji kembali terjadi di Boyolali, Kamis (20/10/2011). Dalam kecelakaan yang melibatkan tiga buah mobil tersebut, hanya seorang mengalami luka- luka.

Korban Farikah (21) warga Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, kemudian dilarikan ke Puskesmas Teras untuk mendapatkan perawatan.  Kecelakaan di pertigaan Randusari, Kecamatan Teras bermula ketika tujuh mobil rombongan pengantar haji melaju dari arah timur.

Sesampai di pertigaan Randusari, ada Isuzu Panther H-9365-H yang dikemudikan Patmadi (65) warga Jalan Halmahera No 115, Salatiga dari arah barat bermaksud belok ke selatan.

Dikira  jalan sudah sepi, dia pun tancap gas. Nahas, dari arah timur melaju kencang sebuah Terios B-1172-TOC  yang dikemudikan Sorichin (41) warga Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang.

Sopir berusaha mengerem kendaraannya, namun karena jarak terlalu dekat, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan. Akibatnya, moncong Terios itupun menghantam bagian samping kanan Panther hingga ringsek. Panther itu kemudian terdorong dan menghantam truk pengangkut pasir AD-1413-UA yang sedang berhenti. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan.

Sementara, sejumlah anggota Satlantas Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi kejadian guna memberikan pertolongan. Menurut sopir Terios, Sorichin, usai mengantar haji, dia dan kerabatnya bermaksud pulang. Mereka berombongan dengan menggunakan tujuh buah mobil melaju beriringan.

“Nahas, sampai di pertigaan ini kok mengalami kecelakaan,” katanya.

Sopir truk pasir, Ribut (45) warga Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras tidak menyangka terkena imbas kecelakaan. Saat itu, dia sengaja menghentikan truknya di sisi selatan jalan. Dia bermaksud memotong jalan, namun karena jalan ramai, dia pun berhenti. “Ya, nasib mas. Sudah berhenti dengan tertib kok malah kena sodokan Panther,” katanya.

Sedangkan sopir Panther, Patmadi mengaku, sudah memberikan tanda lampu sein saat mau berbelok. Hanya sayangnya, Terios yang dari arah timur melaju kencang sehingga tidak mampu mengerem. “Nampaknya, pertigaan ini sudah saatnya dipasang lampu lalu lintas. Sebab kondisi jalan sangat ramai setiap hari,” katanya. (Yulianto)

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF DAN JURNALIS SOLORAYAONLINE.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.SEGERA HUBUNGI HOTLINE REDAKSI SOLORAYA ONLINE : 0271 - 2600064 , 081 329 605 272
Log in
SoloRaya OnlineOm Kicau Solo